Lumpatan, (Kemenag Sumsel) —
Kepala MTsN 2 Musi Banyuasin turut mengambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk kontribusi dan sinergi dalam mendukung pelaksanaan kompetisi madrasah sekaligus mendorong peningkatan mutu dan prestasi peserta didik madrasah.
Dalam pelaksanaan OMI Provinsi Sumatera Selatan, Kamad MTsN 2 Musi Banyuasin dipercaya untuk terlibat sebagai bagian dari kepanitiaan. Peran tersebut menjadi kesempatan untuk berkontribusi dalam memastikan rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan tujuan penyelenggaraan.
Keterlibatan kepala madrasah dalam kegiatan tingkat provinsi menunjukkan bahwa peran pimpinan madrasah tidak hanya berfokus pada pengelolaan internal satuan pendidikan, tetapi juga turut berkontribusi dalam kegiatan yang mendukung kemajuan pendidikan madrasah di tingkat daerah.
Kepala MTsN 2 Musi Banyuasin Dewi Novita menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kepanitiaan OMI merupakan bagian dari tanggung jawab dan semangat kebersamaan dalam memajukan madrasah.
“Kegiatan OMI merupakan momentum penting untuk memberikan ruang kepada peserta didik madrasah dalam mengembangkan potensi, kompetensi, dan semangat berprestasi. Kami tentu bangga dapat menjadi bagian dari kepanitiaan dan ikut mendukung agar kegiatan ini berjalan dengan baik,” ungkapnya.
OMI menjadi salah satu wadah untuk mempertemukan peserta didik madrasah dari berbagai daerah sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan prestasi. Kompetisi yang sehat juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar, percaya diri, sportivitas, dan motivasi untuk terus berprestasi.
Keterlibatan Kamad MTsN 2 Musi Banyuasin dalam kepanitiaan tersebut juga selaras dengan semangat Kemenag Berdampak. Melalui kontribusi nyata dalam kegiatan pendidikan di tingkat provinsi, madrasah turut mengambil bagian dalam menghadirkan layanan dan program yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat pendidikan.
Semangat tersebut juga sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan madrasah, penguatan sumber daya manusia, serta memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang dan meraih prestasi.
Selain menjadi ajang kompetisi, OMI juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi antar-madrasah. Para kepala madrasah, guru, panitia, dan peserta dari berbagai daerah dapat saling berbagi pengalaman serta membangun kolaborasi untuk kemajuan pendidikan madrasah di Sumatera Selatan.
Bagi MTsN 2 Musi Banyuasin, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai program Kementerian Agama. Pengalaman dan kontribusi yang diperoleh diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan madrasah serta menjadi motivasi bagi seluruh warga MTsN 2 Musi Banyuasin.
Dengan semangat kolaborasi, profesionalisme, dan pengabdian, MTsN 2 Musi Banyuasin siap terus mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan madrasah. Keterlibatan dalam OMI Provinsi Sumatera Selatan menjadi salah satu bukti bahwa madrasah tidak hanya mencetak generasi berprestasi, tetapi juga aktif bergerak, berkontribusi, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan. (Ks)
