Lumpatan, (Kemenag Sumsel) —
MTsN 2 Musi Banyuasin terus berkomitmen membangun budaya madrasah yang religius melalui pelaksanaan sholat berjamaah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan keagamaan yang dilaksanakan secara konsisten sebagai upaya membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, disiplin, dan berakhlak mulia.
Sholat berjamaah diikuti oleh peserta didik bersama dewan guru dan tenaga kependidikan di lingkungan MTsN 2 Musi Banyuasin. Selain sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban ibadah, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dibiasakan untuk melaksanakan ibadah secara tertib, tepat waktu, dan penuh tanggung jawab. Kebiasaan ini diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan peserta didik di rumah maupun di tengah masyarakat.
Kepala MTsN 2 Musi Banyuasin Dewi Novita, menyampaikan bahwa pembiasaan sholat berjamaah memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik.
“Sholat berjamaah bukan hanya tentang melaksanakan ibadah bersama, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, dan akhlak kepada peserta didik. Kami berharap kebiasaan positif ini dapat terus melekat dalam kehidupan mereka,” ungkapnya.
Pelaksanaan sholat berjamaah juga menjadi salah satu bentuk nyata upaya madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
Semangat tersebut sejalan dengan Kemenag Berdampak, di mana madrasah diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi peserta didik, keluarga, dan masyarakat. Melalui pembiasaan keagamaan, MTsN 2 Musi Banyuasin berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang mampu membentuk generasi berkarakter dan memiliki nilai-nilai spiritual yang kuat.
Kegiatan sholat berjamaah juga mendukung semangat Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembentukan karakter yang berlandaskan moral dan akhlak mulia.
Guru dan tenaga kependidikan turut mengambil peran dalam memberikan keteladanan kepada peserta didik. Dengan hadir dan melaksanakan ibadah bersama, para pendidik menjadi contoh nyata bahwa nilai-nilai keagamaan harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Suasana kebersamaan yang tercipta dalam sholat berjamaah menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan madrasah yang harmonis. Peserta didik belajar untuk saling menghargai, menjaga ketertiban, serta memahami bahwa ibadah juga memiliki dimensi sosial yang memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.
MTsN 2 Musi Banyuasin berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembiasaan positif yang dapat memperkuat karakter religius peserta didik. Dengan konsistensi dan keteladanan seluruh warga madrasah, diharapkan budaya religius semakin tumbuh dan menjadi identitas kuat MTsN 2 Musi Banyuasin.
Melalui sholat berjamaah, MTsN 2 Musi Banyuasin tidak hanya membangun kebiasaan beribadah, tetapi juga berupaya mewujudkan madrasah yang religius, berkarakter, dan memberikan dampak positif bagi peserta didik serta masyarakat. (Ks)
