Lumpatan (Kemenag Sumsel) —
Dalam rangka memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kualitas spiritual dan profesionalisme pendidik serta tenaga kependidikan, Dewan Guru dan Staf MTsN 2 Musi Banyuasin melaksanakan kegiatan pengajian bersama setiap hari jum’at. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan ketakwaan, serta membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai agama.
Pengajian diikuti oleh seluruh dewan guru dan staf dengan suasana penuh kekhidmatan. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam bekerja, meningkatkan integritas, serta menjadikan tugas mendidik sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.
Kepala Madrasah Dewi Novita, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan budaya kerja yang positif di lingkungan pendidikan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap seluruh guru dan staf semakin memiliki semangat untuk bekerja dengan ikhlas, profesional, berintegritas, dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik. Nilai-nilai keagamaan harus menjadi landasan dalam setiap aktivitas kita,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap semangat Kementerian Agama melalui program Kemenag Berdampak, khususnya dalam menghadirkan layanan pendidikan keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter, akhlak, dan kehidupan sosial masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, yang mendorong penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dalam penyelenggaraan layanan Kementerian Agama. Dalam konteks madrasah, penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berdampak.
Melalui pengajian rutin, diharapkan terbangun lingkungan kerja yang religius, harmonis, dan produktif. Guru dan staf tidak hanya dituntut untuk memiliki kompetensi profesional, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap, akhlak, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dalam mendidik dan melayani peserta didik. Pengajian ini diharapkan dapat menjadi kegiatan berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat budaya religius di lingkungan MTsN 2 Musi Banyuasin.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan yang terus dipupuk, Dewan Guru dan Staf MTsN 2 Musi Banyuasin berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, masyarakat, serta bangsa. (Ks)
